1.
Squash and stretch
Prinsip yang paling penting adalah " squash dan
stretch ", tujuan yaitu untuk memberikan rasa berat dan
fleksibilitas untuk objek yang digambar. Hal ini dapat diterapkan untuk
benda-benda sederhana, seperti bola memantul, atau konstruksi yang lebih
kompleks, seperti otot-otot wajah manusia. Dibawa ke titik ekstrim, sosok
diregangkan atau tergencet ke tingkat yang berlebihan dapat memiliki efek
lucu.
2. anticipations
anticipations atau Antisipasi digunakan untuk
mempersiapkan penonton untuk tindakan, dan membuat tindakan terlihat lebih
realistis.contoh Seorang penari melompat dari lantai harus menekuk lutut
pertama.
3. staging
Prinsip ini mirip dengan pementasan seperti yang dikenal dalam
teater dan film. Tujuannya adalah untuk mengarahkan perhatian penonton,
dan membuat jelas apa yang sangat penting terbesar dalam sebuah
adegan, Johnston dan Thomas didefinisikan sebagai penyajian ide
sehingga benar-benar dan sangat jelas ", apakah ide itu adalah suatu
tindakan, kepribadian, ekspresi atau suasana hati. Hal ini dapat dilakukan
dengan berbagai cara, seperti penempatan tokoh dalam frame, penggunaan cahaya
dan bayangan, dan sudut dan posisi kamera. Inti dari prinsip ini adalah menjaga
fokus pada apa yang relevan, dan menghindari detail yang tidak perlu.
4. Straight ahead and pose to pose
Ini adalah dua pendekatan yang berbeda untuk proses menggambar yang
sebenarnya. "Tindakan depan Lurus" berarti menarik keluar
bingkai adegan demi bingkai dari awal sampai akhir, sementara "berpose
untuk berpose" melibatkan dimulai dengan menggambar frame kunci, dan
kemudian mengisi interval kemudian. "tindakan ke depan Lurus"
menciptakan cairan lebih, ilusi dinamis gerakan, dan lebih baik untuk
menghasilkan urutan tindakan yang realistis.
5. follow through and overlapping
action
Follow through adalah tentang bagian tubuh tertentu yang
tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak. Misalnya, rambut
yang tetap bergerak sesaat setelah melompat.
6. slow in and slow
out
Gerakan manusia itu tidak ada yang linear atau rata.
Dalam setiap gerakan nyaris ada akselerasi atau percepatan dan perlambatan saat
akan berhenti. Prinsip slow in dan slow out ini membuat gerakan animasi
lebih natural dan realistik terutama di awal dan di bagian akhir sebuah
gerakan.
7. Archs
Pada animasi, sistem pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau
makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang
disebut Arcs. Hal ini memungkinkan mereka bergerak secara
‘smooth’ dan lebih realistik, karena pergerakan mereka mengikuti suatu
pola yang berbentuk lengkung (termasuk lingkaran, elips, atau parabola).
Sebagai contoh, Arcs ditunjukkan pada lintasan tangan saat melempar
bola dan lintasan gerak bola di udara.
8. Secondary Action
Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan
untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih realistik.
9. Timing
Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus
dilakukan
10.
Exaggeration
Exaggeration merupakan upaya mendramatisir animasi dalam bentuk
rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis. Dibuat sedemikian rupa sehingga
terlihat sebagai bentuk ekstrimitas ekspresi tertentu dan biasanya
digunakan untuk keperluan komedik. Seringkali ditemui pada film-film animasi
anak-anak (segala usia) seperti Tom & Jery, Donald Duck, Mickey Mouse,
Sinchan, dsb.
11.
solid drawing
Kemampuan menggambar sebagai
dasar utama animasi memegang peranan yang menentukan “baik proses maupun hasil”
sebuah animasi, terutama animasi klasik. Meskipun kini peran gambar yang
dihasilkan sketsa manual sudah bisa digantikan oleh komputer, tetapi dengan
pemahaman dasar dariprinsip ‘menggambar’ akan menghasilkan
animasi yang lebih ‘peka’. Sebuah obyek/gambar dibuat sedemikian rupa sehingga
memiliki karakteristik sebuah obyek (volume, pencahayaan dan konsistensi
kualitas gambar/bentuk/karakter).
12.
Appeal
Appeal berkaitan dengan keseluruhan look atau gaya visual dalam
animasi. Kita bisa dengan mudah mengidentifikasi gaya animasi buatan Jepang
dengan hanya melihatnya sekilas. Kita juga bisa melihat style animasi
buatan Disneyatau Dreamworks cukup dengan melihatnya beberapa
saat. Hal ini karena mereka memiliki appeal atau gaya tersendiri
dalam pembuatan karakter animasi.